Rabu, 21 Januari 2009

Fatamorgana Hidup


Hidup adalah sebuah pilihan Hidup adalah sebuah kesempatan Hidup adalah sebuah pengorbanan Hidup adalah sebuah tantangan Hidup adalah sebuah perjuangan
Jangan pernah berhenti untuk berpikir Jangan pernah takut untuk gagal Jangan pernah gelisah untuk ketidakpastian Andai kau mampu untuk berlari Maka berlarilah sejauh mungkin Andai kau mampu untuk berkelana Maka jelajahlah semua penjuru dunia ini
Terkadang, apa yang kita takutkan Justru itulah yang kita dapatkan Terkadang, apa yang kita pikirkan buruk Justru itulah yang terbaik Sesuatu yang terindah bukanlah yang terbaik Kadang bukan pula yang tertakdir
Keindahan yang sebenarnya adalah ... Kemerdekaan hati nurani Siksaan yang paling menyakitkan dalam hidup adalah... Mendustai hati nurani Siksaan yang paling melukai hati nurani adalah... Keterpaksaan dan kebohongan diri
Kebahagiaan terbesar dalam hidup adalah... Mampu menginsrsopeksi diri dan mengalahkan rasa takut Kedewasaan diri yang sebenarnya adalah... Apabila kita mampu untuk merubah diri ke arah yang lebih baik dengan tetap menjadi diri sendiri dan melakukan yang terbaik untuk orang lain
By; D’girlz 18 June ‘08

Dalam Segenap Harapan





Saat mentari mulai tenggelam
Saat rembulan mulai tersenyum
Dalam kesunyian gelap malam
Aku terbuai dalam khayalanku
Dinginnya angin malam tak kurasakan
Pekatnya gelap malam tak kuhiraukan

Aku terus hanyut dalam kesepian
Aku terus melayang dalam kesendirian
Untuk sejenak aku berpikir
Tentang perjalanan panjang hidupku
Dihantui rasa takut dan kegelisahan
Dibayangi mimpi buruk dan kegundahan
Akankah semua ini akan segera berakhir

Berganti dengan imajinasi indah
Bagaikan bunga sakura di sana
Aku hidup dalam kebahagiaan

By: D’ Girlz
1 Sept ‘08

Aku Ingin Bebas


Saat kaki mulai melangkah Kala tangan perlahan berayun Kutelusuri lika-liku hidupku Hingga aku sampai pada persimpangan buntu Ku berjalan dalam kegersangan Ku berlari dalam kegelapan Banyak rintangan yang kulalui Untuk sampai pada tujuanku Detik demi derik terus berdentang Berpacu dengan denyutan nadi Suara alam ini terus bergema Bisikkan nurani penuh lara Kadang, aku merasa lelah dan putus asa Mencari kebenaran dalam hidupku Hingga akhirnya, aku sampai pada suatu titik Namun, bukanlah akhir dari segalanya Sejenak aku merenung, teringat dosa-dosaku di masa lalu Begitu banyak yang t’lah kulakukan Sampai aku hilang arah dan tujuan Badai kehidupan selalu menghadang Ombak-ombak besar terus menghalangi Lalu, aku bertanya,,, Kemana mereka semua??? Awan, bintang, bulan, matahari... Kini tak lagi menemaniku Aku terus menapaki jalan Menahan lapar dahaga Menelusuri titian panjang nan rapuh Untuk meraih sevuah puncak Aku kembali bertanya,,, Apakah kebahagiaan itu benar-benar ada? Apakah mimpiku akan menjadi nyata? Atau mungkin hanya khayalan semu? Oh, Tuhan... Berilah hambamu yang miskin ini cahaya petunjuk Perlahan, mentari mulai muncul Hatiku bahagia... Namun, hanya sesaat,,, Seiring tersenyumnya rembulan Maka reduplah sang surya Bagai seorang musafir bisu Aku terpaku menangisi nasib diri Ingin kuberucap, tapi ku tak mampu Kini,,, aku sadar Hidup adalah perjuangan,,, dan,,, Aku harus berperang untuk menang Perjalanan panjang yang tiada henti Harus terus kukejar dam kutapaki Ketegaran hati,,, kepasrahan jiwa Harus menyatu dalam raga Terima Kasih Tuhan Kini, aku tahu celah mana yang harus kumasuki Untuk keluar dari penjara ini Karena hanya satu inginku,, Aku ingin bebas Aku ingin terbang Aku ingin bahagia... By: D’ Girlz 29 Mei ‘08

Minggu, 18 Januari 2009

Puisi (1)

Bicara dalam Luka

Entah bagaimana harus menggambarkan perasaan ini

Layunya melebihi guguran dedaunan kering di padang gersang

Perihnya melebihi sayatan sembilu berpadu asam

Remuknya melebihi puing-puing reruntuhan gempa

Hati ini tak lagi berpuing

Hati ini tak lagi berirama

Hati ini pun sudah jauh dari kepekaan

Cinta yang pernah ada, kini menjelma menjadi benci

Janji yang pernah terucap, kini menjelma menjadi dusta

Kesetiaan yang selalu terbayang, kini suram menjauh pergi

Entahlah,,, muungkin kegalauan hati ini hanya ada saat ini saja

Aku sendiri juga tak menyadarinya

Jiwaku seakan berpaling dari raga

Diriku seakan menjauh dari nyawa

Mungkin,, kau pun akan tertawa

Menyaksikan goresan hatiku yang semakin terluka

Sayatan dusta yang kau sisipkan

Menjadi sebuah tonggak kebencian

Mungkin, kau tak pantas untuk dibenci

Tapi, kau pun terlalu mulia untuk dicintai

Kenistaan cintamu, menjadi belenggu dalam bara sunyi

Kini, kau kembali hadir dalam jelmaan raga baru

Kau kembali menyiarkan rayuan cinta dalam dustamu

Aku terhenyak saat kau meminta kesediaan hatiku

Aku terpana saat kau kembali ingin bersamaku

Aku tidak sadar dengan diriku sendiri

Namun aku yakin, aku benar dalam melangkah

Jika burung tak mau lagi berkicau untukmu

Jika angin tak lagi berhembus ke arahmu

Jika mentari sudah memalingkan senyuman dari mu

Dan jika bintang tak lagi menyinari langkahmu

Lalu,, apa alasanku untuk memberikan tempat akan dustamu???

by; d’girlz

19 Sept ‘08

Sabtu, 17 Januari 2009

Japanese-Part two

Ba : Ruangan
Baiburu : Injil
Ban gohan : Makan malam
Bangumi : Acara
Batsu : Hukuman, siksaan
Benjo : Toilet
Bitoka : Kebaikan
Bonyu : ASI
Boryoku : Kekerasan
Buraku : Kampung
Buashu (na) : Malas
Byoki : Sakit
Byo : Candi
Bo : Topi
Baka (na) : Bodoh, dungu

Chi : Darah
Chichi : Ayah
Chikai : Dekat
Chimu : Regu, kelompok
Chinkin : Upah, sewa, biaya
Chosa : Penulis, pengarang
Chugi : Kesetiaan
Chusa : Injeksi, Suntikan
Chukoku : Nasehat

Daben : Omong kosong
Dai : Tema, judul
Daidokoru : Dapur
Damasaru : Diam
Densen : Infeksi
Doa : Pintu
Dokusha : Pembaca
Donburi : Mangkok
Dowa : Dongeng


Ebi : Udang
Eki : Untung, guna
Eigyo : Bisnis
Erai : Mulia, utama

Firumu : Film
Fito : Kaki
Fukyo : Kesulitan
Fubo : Ortu
Fufu : Suami-istri
Futo : Amplop

Gaikoku : luar negeri
Gasorin : Bensin
Genkin : Uang tunai
Gishiki : Upacara

Japanes-Part one

Abara : Rusak
Abunai : Berbahaya, hati-hati
Achi : Sana
Ai : Cinta, sayang
Oya No ai: Cinta kepada orang tua
Aikoku : Cinta tanah air
Aji : Rasa
Akiru : Puas
Ama : Hujan
Amadore : Gerimis
Ama gasa : Payung
Amai : Manis
Ane : Kakak Perempuan
Ani : Kakak Laki2
Anata : Kamu, anda
Anki : Ingatan
Anki suru : Mengingat
Ano : Itu
Anotoki : Waktu itu
Ari : Semut
Aruji : Tuan Rumah
Asaoki : Bangun pagi
Asobi : Tamasuya
Awarena : Sayang, Iba, Kasihan
Awateru : Gugup, bingung
Azakeri : Hinaan, Ejekan
Ayamaru : Meminta maaf
Ayamari : Kesalahan, permintaan maaf

Kata2 Bijak


Jangan pernah berhenti untuk bermimpi, karena sesungguhnya dari satu mimpi kecil, akan muncul banyak kenyataan besar.

Smile is the shortest distance between two people.
Senyum adalah jarak yang terdekat antara dua manusia .

You are STRONG, when you take you grief and yeach it to smile.
You are BRAVE, when you overcome your fear and help others to do the same.
You are LOVING, when your pain does not blind you to the pain of other.
You are WISE, when you know the limits of your wisdom.
You are TRUE, when you admit there are times you fool yourself.
You are ALIVE, when tomorrow's hope means more to you than yesterday's mistake.
You are GROWING, when you know what you are but not what you will become.
You are FREE, when you are in control of yourself and do not wish to control others.
You are HONORABLE, when you find your honor is to honor others.
You are GENEROUS, when you can take as sweetly as you can give.

Rabu, 12 Desember 2007

Malin Kundang ModeRN

22 Desember tidak lama lagi,,, tahukah kalian hari apa itu?
Jawab nya bukan hari Sabtu melainkan Hari IBU...
Ibu yg selama ini sering kalian dustai, Ibu yg selama ini selalu kalian sakiti, Ibu yg selama ini terus kalian bohongi, dan masih ada sejuta dosa lagi yang kalian Berikan untuk IBU..

Ibu yang selama ini tidak pernah berhenti berdoa untuk kita. Ibu yang selama ini selalu memotivasi kita. Tetapi, kini ibu disia-siakan, Ibu hanyalah tempat di kala susah, saat kita bahagia, Ingatkah kita pada IBU???

Ibu yg jauh di sana selalu tersenyum untuk kita, tetapi mengapa kita memberikan air mata untuk nya???

Ibu yang tak pernah kenal dengan menyerah, tetapi kenapa kita berikan ia amarah???

Ternyata, malin kundang tidaklah sebuah legenda. Malin Kundang itu benar-benar ada. Malin kundang itu sudah bertebaran di mana-mana....

Ibu, Maafkanlah anak-anak mu..
Ibu, Ampunilah Dosa Kami..
Ibu, Selamat Hari Ibu.....